oleh

FKTW Kota Batam Bersama DPD Pospera Kepri Bertemu Presiden Jokowi

Citra-Shipyard-Ship-Building-and-Repair

 

Puterariau.com, Batam—Pada saat kesibukannya melakukan kampanye ke seluruh pelosok Nusantara Capres 01, Jokowi menyempatkan waktu untuk bertemu dan mendengar aspirasi rakyat Batam yang tergabung di FKTW Kota Batam dan didampingi Ketua DPD Pospera Kepri Hazhary di ruang tunggu VVIP Bandara Hang Nadim, Kota Batam, Sabtu (06/4/2019).

Ketua Forum Komunikasi RT/RW (FKTW) Kota Batam, Rushadi Wijaya mengatakan ada 19 pengurus FKTW Kota Batam yang hadir dan berdiskusi langsung dengan Jokowi di sela kesibukannya melakukan kampanye.

“Tadi telah kita sampaikan beberapa persoalan masyarakat Kota Batam secara langsung kepada Bapak Presiden Indonesia, Joko Widodo. Langsung ditanggapi oleh orang nomor satu di NKRI,” ujar Rushadi Wijaya.

Rushadi menuturkan dalam kesempatan tersebut telah menyampaikan agar Jokowi menyelesaikan persoalan Uang Wajib Tahunan (UWT) dan Peralihan Hak Guna Bangunan (HGB) menjadi hak milik. Semua itu menjadi beban terberat masyarakat Kota Batam.

Sebelum pertemuan antara FKTW Kota Batam dengan Bapak Jokowi berakhir seluruh jajaran FKTW melakukan doa bersama. “Kami mendoakan Bapak Jokowi dan Ibu Iriana supaya diberi kesehatan selalu dan bisa untuk menyelesiakan persoalan Rakyat Indonesia oleh Sang Maha Kuasa. Semoga Bangsa Indonesia dijauhkan dari kabar-kabar palsu (Hoax) yang dapat merusak persatuan NKRI,” tambah Rushadi.

Rushadi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pospera Provinsi Kepulauan Riau karena bantuannya dapat menyampaikan permasalahan di kehidupan masyarakat Kota Batam.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Provinsi Kepulauan Riau, Hazhary menuturkan bahwa organisasi Pospera sejatinya sebagai mata dan telinga serta hati bagi Presiden Indonesia, Bapak Jokowi dalam memperhatikan masalah-masalah yang dihadapi oleh Rakyat khususnya di Provinsi Kepulauan Riau.

“Karena persoalan masyarakat Kota Batam secara keseluruhan tentang uang Wajib Tahunan (UWT) dan Hak Guna Bangunan maka Pospera Provinsi Kepulauan Riau memfasilitasi FKTW Kota Batam untuk ketemu Presiden, Jokowi,” ujar Hazhary.

Hazhary menegaskan Jokowi sangat merespon keluhan masyarakat Kota Batam melalui FKTW. “Jokowi langsung berjanji secepatnya untuk menghapuskan Uang Wajib Tahunan dan Surat Hak Guna Bangunan akan diubah menjadi Surat Hak Milik,” tutup Hazhary. (JP Nganteng)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed