oleh

Gempa Susulan Dengan Magnitudo 5,3 Kembali Guncang Kabupaten Mukomuko Bengkulu

Ilustrasi Gempa Bumi

BENGKULU, PUTERARIAU.com – Provinsi Bengkulu telah mengalami 2 (dua) kali gempa bumi, gempa pertama terjadi pada hari Sabtu (17/10/2020) pukul 07:36:02 WIB dengan kekuatan magnitudo 5,4 yang berada di laut 117 km barat daya dari Kabupaten Mukomuko atau pada koordinat 3.25 lintang selatan (LS) dan 100.30 bujur timur (BT).

Saat ini berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, telah terjadi gempa susulan pada Minggu dini hari (18/10/2020) pada pukul 00:55:00 WIB. Gempa susulan kali ini berkekuatan magnitudo 5,3 yang berlokasi pada 125 km barat daya Mukomuko, Bengkulu. dengan kedalaman pusat gempa 27 km atau pada koordinat 3.28 lintang selatan (LS) dan 100.23 bujur timur (BT).

Informasi dari BMKG

BMKG memastikan gempa susulan yang terjadi pada kedalaman 27 km tersebut tidak berpotensi tsunami, namun disarankan kepada masyarakat yang berada pada lokasi terjadinya gempa untuk berhati – hati dan waspada dengan kemungkinan terjadinya gempa susulan.

“Hati – hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” tulis BMKG dilaman resminya.

Hingga berita ini di tulis, belum ada laporan terkait dampak yang ditimbulkan dari gempa susulan tersebut.

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

  • Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau liquefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.
  • Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.
  • Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.
  • Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempa bumi.
  • Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempa bumi.
  • Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempa bumi terjadi
  • Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.
  • Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.
  • Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.

Saat Terjadi Gempa Bumi:

  • Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.
  • Jika berada di luar bangunan atau area terbuka : Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.
  • Jika Anda sedang mengendarai mobil : keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.
  • Jika Anda tinggal atau berada di pantai : jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
  • Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempa bumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Setelah Terjadi Gempa Bumi:

  • Jika Anda berada di dalam bangunan : keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa; periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.
  • Periksa lingkungan sekitar Anda : apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal – hal yang membahayakan.
  • Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa, karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.
  • Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.
  • Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
  • Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.
  • Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya. (S***)

Komentar

News Feed