fbpx
Example 728x250
BengkalisBreaking NewsHedalineKriminalNasionalPekanbaruRiauSeputar Indonesia

Terbukti Korupsi, Eks Bupati Bengkalis Diganjar 6 Tahun

758
×

Terbukti Korupsi, Eks Bupati Bengkalis Diganjar 6 Tahun

Sebarkan artikel ini

PEKANBARU, (PR)

Jaksa KPK di PEngadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pekanbaru, Kamis (1/9/20) mendakwa Amril Mukminin 6 tahun penjara dan denda Rp.500 juta. Hal ini karena terbukti menerima gratifikasi uang Rp 28,8 miliar dari dua pengusaha sawit serta fee dari kontraktor dalam proyek peningkatan jalan.

Uang sejumlah Rp.28,8 miliar itu, Rp23,6 miliar diantaranya diterima langsung oleh istri Amril, Kasmarni yang juga mantan Camat secara tunai maupun melalui transfer dalam kurun waktu 6 tahun.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Lilin Herlina, Jaksa Penuntut Umum yang berada di gedung KPK Jakarta, menyampaikan tidak akan membacakan seluruh isi tuntutan, melainkan hanya terkait dengan analisis yuridis.

Karena kata Jaksa KPK, pihaknya dapat membuktikan dakwaannya, Amril terbukti melanggar Pasal 22 B ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sementara terdakwa Amril Mukminin berada di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bersama jaksa penuntut umum (JPU) Tonny Frengky Pangaribuan dan Feby Dwi Andospendi.  Koruptor Amril Mukminin sendiri kini masih ditahan di Rutan di kota Pekanbaru.

Sementara itu, Eko Fambudi sebagai Kordinator Koalisi Masyarakat Sipil Untuk Keadilan meminta Majelis Hakim menegakkan keadilan dengan memberi hukuman yang setimpal dengan pidana yang dilakukan.

Eko meminta KPK untuk mengusut tuntas dan menetapkan semua pihak yang turut serta terlibat dalam pidana ini, baik PPTK, KPA dan pihak2 lain eksekutif dan legislatif. Ia juga meminta KPK untuk memproses perkara gratifikasi dan jual beli pengaruh dalam kegiatan tersebut. (pr/rl

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *