oleh

Menjelang Pacu Jalur Nasional 2024 Kawasan Tepian Narosa akan di Perbaiki.

Foto : Ketua pelaksana pacu jalur nasional 2024 di tepian Narosa, Andi Cahyadi (Aheng) lagi meninjau beberapa titik lokasi yang rusak sepanjang arena pacu yang mana akan di perbaiki secepatnya, Menjelang Pacu jalur nasional 2024.(Dok.Agus).

KUANSING I PUTRARIAU.COM – Menjelang Pacu Nasional tahun 2024 di tepian Narosa ada Dua titik yang dinilai paling rawan dan mengancam keselamatan masyarakat yang akan menonton Pacu Jalur, Menjadi perhatian serius panitia pelaksana dan Pemkab Kuansing. Lokasi pertama adalah jembatan sementara yang berada di kawasan Mesjid Koto Taluk dan pagar pembatas yang berada di pancang star sampai Wisma Jalur,(13/06).

Merespon hal tersebut Staf khusus Bupati Kuansing sekaligus Ketua Umum Pelaksana Pacu Jalur Nasional Tepian Narosa 2024, Andi Cahyadi (Aheng) bersama Dinas PUPR Kuansing yang diwakili Kabid Bina Marga, Faisal turun ke lokasi untuk meninjau langsung titik yang rawan untuk keselamatan masyarakat tersebut. Peninjauan ini dilakukan mengambil langkah tercepat agar dua titik rawan bisa segera diperbaiki ataupun alternatif lain sehingga bisa memberikan kenyamanan kepada masyarakat.

Dilokasi yang rawan keselamatan warga, Aheng menjelaskan bahwa trotoar Tepian Narosa mulai pancang star sampai ke pancang kedua depan Wisma Jalur, pecah-pecah dan retak. Sementara jembatan yang berada di sekitar Masjid Koto yang berdekatan dengan arena pacu sudah runtuh akibat di hantam curah hujan yang tinggi. Dijelaskannya, setelah peninjauan dengan Dinas PUPR dilokasi yang rusak, hasilnya segera dilaporkan kepada Bupati untuk diambil langkah cepat untuk perbaikan.

” Menurut kami ini harus dirancang untuk perbaikannya kedepan agar kawasan Tepian Narosa lebih baik lagi,” Kata Andi Cahyadi yang juga Ketua KONI Kabupaten Kuansing.
Untuk penanganan sementara menghadapi pacu jalur, lanjut Andi Cahyadi, bagian trotoar yang pecah-pecah akan dibersihkan segera. Sementara untuk pengamanan pagar, bisa dilakukan dengan pemasangan sling. “Kita akan tindak lanjut ini bersama PUPR agar nanti saat pacu jalur, masyarakat aman menonton Dan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” Ujarnya.

Sementara Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kuansing, Faisal menjelaskan, Kondisi jembatan Desa Koto Taluk itu sudah di laporkan pada Bupati Kuantan Singingi H.Suhardiman Amby Atas arahan pak bupati, Usulan perbaikan ke Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB). ” Karena runtuh akibat bencana banjir kemaren dan kami sudah mengusulkan bantuan ke BNPB,” Ujar Faisal.

Tim BNPB, Menurut Faisal sudah turun melakukan pengecekan lapangan dan verifikasi. Untuk konstruksi, kerusakan jembatan akan dibangun ulang dengan ukuran 20 x 4 meter dengan besaran anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 5 miliar. “Rencana kemungkinan 2025 baru dibangun Dan kita minta masyarakat hati-hati melewatinya, Jika perlu roda dua tidak melewati jembatan alternatif itu lagi,” ujarnya.

Sementara untuk perbaikan trotoar dan pagar penahan tebing arena pacu jalur Tepian Narosa, dia akan melaporkan ke Kadis PUPR untuk disampaikan pada pak bupati. Diakuinya, Perbaikan itu tidak tertampung dalam anggaran Dinas PUPR dalam APBD murni. Tetapi untuk pembersihan trotoar yang pecah-pecah agar masyarakat yang datang nyaman, Mereka akan berkoordinasi dengan pemkab dan panitia pacu jalur. “Kalau minta dibersihkan, PUPR siap melaksanakannya,” papar Faisal.

Seperti diketahui titik pertama yang rusak berada di kawasan Masjid Koto Taluk, Jembatan sementara yang disiapkan sebagai jembatan alternatif akses masyarakat setempat menuju kawasan taman kota Pulau Bungin, yang runtuh dihantam banjir awal Januari 2024 lalu, terancam ambruk juga. Bagian tanah di bawah jembatan yang terbuat dari baja plat untuk pejalan kaki dan roda dua hingga ke jalan penyangga sudah runtuh ke anak sungai dibawahnya. Sehingga jalan penyangga yang menjadi pijakan, sebagian sudah kosong.

Titik kedua, berada di arena Tepian Narosa Teluk Kuantan. Mulai pancang star sampai kawasan Wisma Jalur di pancang kedua arena, Trotoar di kawasan arena Tepian Narosa sudah pecah-pecah dan retak. Ditambah pagar pengaman arena yang sudah condong ke arah sungai***

Editor : PutraRiau_RH.

Komentar