oleh

Kades Meafu : “Tidak Benar Ada Pungli Dalam Pembagian Kompor Gas Elpiji”

Nias Utara, (PR Nias)

Terkait informasi yang beredar di sosmed bahwa ada dugaan pungli pada pembagian gas elpiji di Desa Meafu Kecamatan Lahewa Timur Kabupaten Nias Utara, pihak Kepala Desa Kadieli Gea mencoba meluruskan bahwa informasi tersebut tidak benar pada Sabtu (12/01).

Kades Meafu menjelaskan bahwa ongkos angkut kompor gas elpiji tersebut memang dibayar Pemerintah tetapi hanya Rp. 250.000 (Dua Ratus Lima Puluh Ribu) sementara biaya pengangkut sampai di desa sebesar Rp.1400.000,000 (Satu Juta Empat Ratus).

Ditambahkannya, akibat tidak mencukupi biaya tersebut, pihak desa dan aparat desa mengambil rapat musyawarah untuk memenuhi biaya angkut tersebut.

“Dan hasilnya terbijaksanakan bahwa pihak penerima manfaat di desa mengumpulkan uang sesuai suka rela masing-masing,” jelasnya.

Seraya lebih lanjut menjelaskan, bahwa kuota penerima kompor gas elpiji di desa Meafu sebanyak 28 Keluarga. Karena timbul berbagai antensi dari masyarakat pihak aparat desa mengembalikan uang sukarela tersebut. “Sehingga biaya angkut yang tidak cukup tersebut saya beri dengan uang saya sendiri lebih dari 1 juta,” tuturnya.

Sementara ketika dikonfirmasi, Camat Lahewa Timur membenarkan bahwa ongkos angkut ke desa Meafu sudah diberi sebesar Rp. 250.000 melalui Sekcam. (Ken Gea)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed